var id = "31e4618e9d5dc20c32f0bb87964aff0e8774894e"; class="archive category category-kesehatan category-118 no-slider content-r" layout='2'>

Category Kesehatan

Tisu Pembersih

Pada bagian ketiga dari seri pembersihan wajah, kami berfokus pada tisu dan kain. Diane Nakauchi, CEO dari lini perawatan kulit, Koh Gen Do, menjawab semua pertanyaan kami tentang penggunaan tisu sebagai bagian dari rutinitas harian Parasayu. Di bawah ini, Nona Nakauchi memberi kami kebijaksanaan tentang penggunaan tisu, termasuk rangkaian Kain Air Pembersih organiknya sendiri.

parasayu.net

T: Apa yang membuat penggunaan tisu pembersih menjadi pilihan yang baik untuk membersihkan wajah?

Mereka menghilangkan riasan dengan mudah tanpa menyebabkan iritasi atau meninggalkan residu berminyak yang membuat pengaplikasian ulang sangat sulit dilakukan. Ini juga merupakan ‘Rescue Remedy’ untuk malam-malam di mana Anda tidak bisa menghapus riasan, tetapi Anda tahu membiarkannya akan memperbesar pori-pori, menyebabkan noda. Seiring waktu, pigmen riasan mata, jika jauh di bawah naungan, dapat menggelapkan kulit tipis halus di sekitar mata Anda jika dibiarkan, jadi penting untuk melepasnya.

T: Apa cara terbaik untuk membersihkan dengan tisu? Haruskah kita mulai dari bagian wajah tertentu? Haruskah kita menggunakan lebih dari satu pada satu waktu? Haruskah kita menggosok atau mengoleskannya?

Anda tidak akan menggosok dengan tisu — mulai dari area dengan pigmen yang paling banyak dihilangkan, lap dioleskan ke kulit dan ditahan selama beberapa detik agar kulit dapat tersaturasi dengan baik. Kemudian, lakukan satu sapuan dengan lembut dan ulangi lagi jika perlu. Satu kali lap biasanya cukup untuk membersihkan seluruh wajah karena Anda bisa menggunakan kedua sisi.

T: Koh Gen Do membuat alternatif organik. Apa yang membuat Kain Air Pembersih Anda spesial?

Kain Air Pembersih dibuat dengan kain organik (bersertifikat organik di Jepang) dan pada awalnya dibuat untuk menghilangkan riasan dalam pengaturan profesional — antara landasan pacu, pembuatan film dan pencetakan. Mereka juga menyeimbangkan pH dengan bahan perawatan kulit yang melembabkan seperti xylitol dan mineral dari getah birch putih yang dipanen setahun sekali yang membantu menjaga kulit tetap lembut dan lembab. Ini adalah pilihan yang bagus karena tidak memerlukan pembilasan dan tidak meninggalkan kekencangan pada kulit yang biasanya dialami oleh tisu yang tidak berminyak.

T: Apakah perlu khawatir tentang penggunaan tisu atau kain pada area lembut seperti di bawah mata? Adakah teknik untuk membersihkan area sensitif ini?

Satu-satunya saat kami menemukan kain yang mengiritasi mata adalah ketika terlalu banyak produk yang diaplikasikan, yang melarutkan riasan mata dan membuat riasan itu masuk ke mata. Kain kami juga digunakan pada klien dengan ekstensi bulu mata karena bebas minyak dan tidak menyebabkan iritasi pada mata. Teknik menyeka adalah dengan meletakkan kain di atas area untuk membasahi kulit dan kemudian diseka dengan lembut.

T: Apakah tisu saja baik-baik saja untuk pembersihan total? Atau apakah kita perlu menindaklanjuti dengan pembersih berbusa untuk pembersihan menyeluruh?

Haruskah Anda menggunakan ini sebagai ‘satu-satunya’ pembersih perawatan kulit wajah harian Anda? Benar-benar tidak. Kulit membutuhkan lebih dari sekadar penghapusan riasan dan kotoran harian dengan penghapus riasan dalam perawatan hariannya yang konsisten. Seringkali kain digunakan untuk menghilangkan riasan warna yang lebih gelap dan kemudian kami menyarankan ritual perawatan kulit kami yang terdiri dari metode Double Cleansing — pembersihan pori yang dalam dengan krim pembersih yang diikuti dengan pembersih wajah yang dapat menjadi pembersih berbusa. Sangat penting untuk memijat di krim pembersih karena akan melembutkan jauh ke dalam lapisan permukaan kulit, memungkinkan produk yang mengikutinya diserap dengan baik. Metode ini menyelesaikan banyak masalah kulit kombinasi karena tambalan kering menjadi lembut dan dapat diobati.

T: Sepertinya tisu juga bagus untuk penggunaan ulang di siang hari, bukan?

Cleansing Cloths dan Cleansing Water sangat bagus untuk disimpan di dalam tas Anda sepanjang hari karena memungkinkan untuk membersihkan riasan mata yang tercoreng di bawah mata. Ini membuatnya mudah untuk merias wajah kembali untuk tampilan yang lebih segar di malam hari.

Read More

Atasi Sariawan dengan 7 Cara Alami Berikut, Lupakan Dulu Obat Kimia

            Sariawan adalah penyakit yang terjadi di bibir dengan warna putih. Sariawan biasanya terjadi karena infeksi jamur Candida Albicans. Kondisi daya tahan dan kekebalan tubuh seseorang biasanya sedang menurun saat terinfeksi jamur ini. Maka tidak heran jika hanya tergigit sedikit bisa menimbulkan luka dan terjadilah sariawan.

            Tidak hanya kondisi tubuh yang kurang sehat, sariawan juga bisa terjadi karena stes, siklus menstruasi, alergi makanan, ketidakseimbangan hormon bahkan kebersihan mulut yang kurang terjada. Sariawan biasanya terjadi karena penyakit kaki, mulut dan penyakit tangan pada anak-anak.

            Dalam waktu sekitar 2 minggu, sariawan bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi karena rasa perih dan nyeri yang ditimbulkan sariawan, banyak orang yang mencari cara untuk mengatasi sariawan agar cepat sembuh. Saat mengalami sariawan, maka aktivitas seperti minum, makan dan berbicara terasa sangat sulit untuk dilakukan.

aplikasi beli obat online

Sebelum membeli obat yang banyak dijual di apotek, tidak ada salahnya untuk mencoba cara alami untuk mengatasi jerawat di bawah ini.

Cara Alami Mengatasi Sariawan

1. Berkumur dengan air garam

            Luka karena sariawan bisa diatasi dengan berkumur air garam. Garam bisa menarik cairan pada luka sariawan sehingga proses pengeringan bisa membuat sariawan cepat sembuh. Cara ini bisa dilakukan dengan mencampurkan setengah sendok teh garam ke dalam air hangat sebanyak satu gelas. Lalu berkumurlah dengan campuran air garam ini setidaknya satu hingga dua menit, lakukan 3 kali sehari. Selain berkumur, oleskan juga garam pada bagian yang luka karena sariawan lalu diamkan sebentar dan jangan lupa dibilas. Lakukan cara ini secara rutin sampai sariawan sembuh dan hilang.

2. Berkumur dengan air kayu manis

            Selain garam, kayu manis juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati sariawan. Kayu manis mempunyai sifat antijamur dan antiparasit. Cara menggunakan kayu manis untuk mengatasi sariawan yaitu dengan merendam atau merebus sepotong kecil kayu manis pada 1,5 cangkir air panas, diamkan selama 5 menit. Apabila airnya sudah dingin, maka berkumurlah dengan air kayu manis tersebut.

3. Mengoleskan yogurt tanpa gula

            Probiotik alami terdapat pada yogurt dimana kandungan ini bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan jamur. Yogurt mengandung bakter lactobacillus yang bisa menyebar ke dalam tubuh melalui usus dan hal ini bisa membuat kekebalan tubuh meningkat. Pilih yogurt yang tidak mengandung pemanis untuk mengobati sariawan. Gula bisa memberikan lingkungan yang kondusif bagi jamur untuk terus tumbuh dan berkembang biak. Oleskan yogurt pada bagian yang mengalami sariawan lalu biarkan selama 5-10 menit sebelum dibilas.

4. Mengoleskan minyak kelapa

            Asam laurat terdapat pada minyak kelapa memiliki manfaat untuk merusak bakteri patogen dan membangun sistem kekebalan tubuh. Untuk mengobati sariawan, oleskan minyak kelapa pada bagian mulut yang mengalami sariawan lalu berkumur dengan air hangat. Bagi ibu hamil, cara ini bisa dilakukan tetapi jangan biarkan terlalu lama berada di dalam mulut.

5. Menggunakan irisan bawang putih 

            Bawang putih biasanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi ternyata bawang putih juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sariawan. Bawang putih memiliki kandungan berupa senyawa alisin yang bisa menghambat pertumbuhan jamur serta mencegah aktivitas bakteri di dalam tubuh. Cara menggunakan bawang putih untuk mengatasi sariawan yaitu dengan mencuci bersih bawang putih lalu dipotong dan dioleskan pada bagian yang terkena sariawan.

6. Mengompres dengan es batu

            Sariawan yang meradang bisa diatasi dengan es bati. Suhu dingin pada es batu bisa membuat aliran darah melambat menuju ke sariawan. Cara ini bisa mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi karena sariawan.

7. Mengompres dengan kantong teh

            Teh celup yang sudah diseduh masih bisa dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk mengobati sariawan. Kantong teh celup (kantong teh hitam) dalam kondisi masih basan bisa meredakan peradangan dan meredakan rasa sakit. Teh celup mengandung tannin sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sariawan.

            7 cara alami untuk mengatasi sariawan di atas bisa dicoba, selain mudah, bahannya juga mudah didapat. Namun, apabila sariawan masih belum sembuh, penggunaan obat sariawan tentu disarankan. Kamu bisa membeli obat sariawan di aplikasi beli obat online yang tersedia di Klikdokter, cara ini cukup praktis dan mudah.

Read More